Sunday, March 20, 2016

Lagu Liturgi Yahudi - Shalom Aleichem

Pada kesempatan postingan kali ini, saya akan menguraikan sedikit mengenai salah satu lagu yang biasa dinyanyikan oleh umat Yahudi dan cukup populer, yaitu "Shalom Aleichem". Lagu "Shalom Aleichem" (dalam bahasa Arab: "Al-Salam 'Alaikum"), adalah salah satu lagu liturgi (ritual ibadah) yang biasa dinyanyikan oleh orang-orang Yahudi setiap Jumat malam seusai pulang dari sinagog. Lagu ini biasa dilantunkan untuk menyambut datangnya hari Sabtu yang dalam teologi Yahudi dikultuskan sebagai Hari Sabat (sebagaimana pengkultusan hari Jumat bagi umat Islam dan hari Minggu bagi umat Kristen).

Dalam keyakinan Yahudi, lagu "Shalom Aleichem" dipersembahkan untuk menyambut kehadiran para malaikat yang turun dari langit guna menyertai hamba-hamba Yahweh (Tuhan) setiap malam Sabtu. Lagu "Shalom Aleichem" pada umumnya dinyanyikan dengan riang gembira sebagai bentuk sukacita manusia atas kehadiran para malaikat utusan Tuhan yang datang untuk membawa berkat dan kedamaian.

Lagu "Shalom Aleichem" yang terdapat dalam video klip YouTube berikut ini dinyanyikan oleh anak-anak paduan suara Yeshiva Darchei Torah. Yeshiva adalah institusi pendidikan agama Yahudi yang serupa dengan "Ma'had" alias "Pesantren" dalam tradisi Islam.


Lirik lagu "Shalom Aleichem" dalam bahasa Ibrani:

Shalom alechem malache ha-sharet malache elyon.
Mi-melech malche ha-melachim Ha-Kadosh Baruch Hu.


Bo'achem le-shalom malache ha-shalom malache elyon.
Mi-melech malche ha-melachim Ha-Kadosh Baruch Hu.


Barchuni le-shalom malache ha-shalom malache elyon.
Mi-melech malche ha-melachim Ha-Kadosh Baruch Hu.


Tzet'chem le-shalom malache ha-shalom malache elyon.
Mi-melech malche ha-melachim Ha-Kadosh Baruch Hu.


Terjemahan lagu "Shalom Aleichem" dalam bahasa Indonesia:

Damai sejahtera atasmu, wahai para malaikat utusan Tuhan, para utusan Yang Mahatinggi.
Para utusan Raja segala raja, Yang Maha Esa lagi Mahakudus, terpujilah Dia.

Datanglah dalam damai, wahai para utusan damai, para utusan Yang Mahatinggi.
Para utusan Raja segala raja, Yang Maha Esa lagi Mahakudus, terpujilah Dia.

Berkatilah aku dengan kedamaian, wahai para utusan damai, para utusan Yang Mahatinggi.
Para utusan Raja segala raja, Yang Maha Esa lagi Mahakudus, terpujilah Dia.

Kiranya kedatanganmu senantiasa dalam kedamaian, wahai para utusan damai, para utusan Yang Mahatinggi.
Para utusan Raja segala raja, Yang Maha Esa lagi Mahakudus, terpujilah Dia.

~Putra Raja Halilintar~
Indra Setyo Rahadhi, S.S..