![]() |
| The Atlantic Charter |
Aroma Perang Dunia II mulai tercium memasuki tahun 1941. Pada pertengahan bulan Agustus tahun 1941, dua kapal perang dari dua negara adidaya dunia, yaitu Amerika Serikat dan Inggris, bertemu di sebuah lokasi rahasia di Atlantik Utara. Kapal USS Augusta (AS) dan HMS Prince of Wales (Inggris) yang masing-masing ditumpangi oleh Presiden Franklin Delano Roosevelt dan Perdana Menteri Winston Churchill berlabuh untuk sebuah pertemuan rahasia.
Sesuai kesepakatan, kedua kapal perang milik dua negara adikuasa dunia tersebut pun berlabuh di wilayah Argentia, Newfoundland, Kanada. Kemudian, Presiden Roosevelt dan PM Churchill bertemu secara langsung di atas kapal perang Kerajaan Inggris HMS Prince of Wales untuk mendeklarasikan sebuah kesepakatan bersama yang telah disetujui oleh Amerika Serikat dan Inggris. Kesepakatan yang dideklarasikan bersama oleh Presiden AS Franklin Delano Roosevelt dan Perdana Menteri Inggris Winston Churchill tersebut bernama "Piagam Atlantik" ("The Atlantic Charter"). Piagam Atlantik ditandatangani oleh Roosevelt dan Churchill di atas kapal perang HMS Prince of Wales pada tanggal 14 Agustus 1945.
![]() |
| Presiden AS Franklin Delano Roosevelt dan Perdana Menteri Inggris Winston Churchill di Kapal Perang HMS Prince of Wales |
Secara garis besar, Piagam Atlantik berisi kesepakatan antara Amerika Serikat dan Inggris untuk bekerja sama memerangi NAZI di Jerman, membentuk aliansi pasca-perang, mewujudkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), hingga mempersiapkan kemerdekaan negara-negara yang sebelumnya menjadi bagian Kerajaan Inggris yang berada di Asia Selatan, yaitu India dan Pakistan pada tahun 1947. Selain itu, hal penting yang perlu dicatat dari lahirnya Piagam Atlantik adalah empat kebebasan yang dijelaskan oleh Presiden AS Franklin D. Roosevelt dalam pidato kenegaraannya di tahun 1941, yaitu kebebasan berbicara, kebebasan beragama, kebebasan dari semua kebutuhan, dan kebebasan dari rasa takut.
Adapun delapan poin utama isi Piagam Atlantik sebagai berikut.
- Tidak ada lagi wilayah yang dicari oleh Amerika Serikat dan Inggris;
- Pengaturan sebuah wilayah harus sesuai dengan kehendak masyarakat di dalamnya;
- Hak untuk menentukan nasib sendiri;
- Pengurangan rintangan dan hambatan perniagaan;
- Memajukan kerjasama ekonomi dunia dan peningkatan kesejahteraan sosial;
- Kebebasan berkehendak dan kebebasan dari segala bentu kekhawatiran;
- Menciptakan kebebasan di laut lepas; dan
- Pelucutan senjata di seluruh dunia pasca-perang.
Demikian uraian singkat mengenai Piagam Atlantik dari berbagai sumber. Semoga bermanfaat.
Sumber Referensi:
- Piagam Atlantik di Wikipedia Bahasa Indonesia
- The Atlantic Charter in English Wikipedia
- Cerita Singkat Penandatanganan Piagam Atlantik
Indra Setyo Rahadhi, S.S..

